√ BISNIS PROPERTYgedung arsitektur: BISNIS PROPERTY
Tampilkan postingan dengan label BISNIS PROPERTY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BISNIS PROPERTY. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 November 2019

PENGERTIAN, MACAM - MACAM, TUJUAN UTILITAS BANGUNAN

Oleh Atep Ridwan Diposting Pada November 27, 2019

PENGERTIAN, MACAM - MACAM, TUJUAN UTILITAS BANGUNAN

Pengertian, Macam - Macam, Tujuan Utilitas Bangunan, disisni saya akan coba membahas sebagaimana yang tercatum dalam judul, Utilitas Bangunan adalah suatu kelengkapan fasilitas bangunan yang digunakanuntuk menunjang tercapainya unsur-unsur kenyamanan, kesehatan, keselamatan, kemudian kominikasi dan mobilitas dalam bangunan. 

Maka dalam sebuah perancangan suatu bangunan dan arus selalu memperhatikan dan menyertakan suatu fasilitas utilitas bangunan yang dikoordinasikan dengan suatu perancangan yang lain, seperti perancangan arsitektur, perancangan struktur, perancangan interior dan perancangan - perancangan lainnya.
  • Macam - Macam Utilitas Bangunan
Sistem plumbing air minum atau air bersih. 
Sistem plumbing air kotor dan air bekas. 
Sistem plumbing air hujan.
Sistem pembuangan sampah.
Sistem pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran. 
Sistem instalasi listrik.
Sistem pengkondisian udara.
Sistem transportasi vertikal.
  • Tujuan utilitas bangunan
Tujuannya utilitas untuk memperlengkap suasana suatu rumah supaya bisa nyaman dan aman dalam suatu bangunan dan menjadikan suatu paedah; kegunaan; dan  manfaat.

Jika saya membahas suatu masalah utilitas dalam bangunan memang perlu dibahas dengan secara lebih spesifik terhadap jenis dan fungsi bangunan yang akan direncanakan, misalnya sistem utilitas rumah sakit, apartemen, hotel atau perkantoran dan memiliki suatu ciri yang sangat berbeda walaupun secara umum memiliki suatu kesamaan seperti utilitas bangunan pada umumnya.

Baca Juga : Pentingnnya Utilitas Dalam Gedung ( Building Utilitas )

Gedung atau rumah adalah bangunan yang dimanfaatkan oleh manusia untuk tempat melakukan kegiatan, kegiatan keluarga maupun kegiatan kerja. Oleh karena itu supaya bangunan gedung yang di dibangun dapat digunakan / dimanfaatkan, dihuni, dan dinikmati oleh pengguna. Maka perlu dilengkapi dengan fasilitas lain yang disebut prasarana bangunan atau utilitas bangunan berupa jaringan pemipaan.
  • Jenis-Jenis Peralatan Plambing
Peralatan plambing meliputi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan dalam suatu kompleks perkotaan, perumahan, dan bangunan.

Perlatan tersebut terdiri dari :

a.  Peralatan untuk penyedian air bersih
b.  Peralatan untuk penyedian air panas
c.  Peralatan untuk pembuangan air kotor
d.  Peralatan lainnya yang ada hubungannya terhadap perencanaan pemipaan.

Maksud dari pengertian utilitas bangunan adalah salah satu kelengkapan dari suatu bangunan gedung, agar bangunan gedung tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, sesuai dengan tujuan pembangunannya. Disamping itu penghuninya akan merasa nyaman, aman, dan sehat.


Ruang lingkup dari Utilitas Bangunan

Ruang lingkupnya terdiri sntara lain adalah

1. Sistem plumbing air minum atau air bersih

Sistem plumbing ini terdiri dari:

Air minum
Air flasing (WC/KM)
Air panas
Air bertekanan, dll

2. Sistem plumbing air kotor dan air bekas

Terdiri dari :

Air kotor dari kamar mandi (air bekas mandi)
Air kotor dari dapur, wastafel, dll
Air kotor dari kloset, bidet, urinoar (air fekal)
Air kotor dari tempat cuci (air sabun / detergent )
Air kotor dari pengurasan
Air kotor dari laboratorium

3. Sistem plumbing air hujan

4. Sistem pembuangan sampah

Baca Juga : Multi - Utilitas dan Multiguna

5. Sistem pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran

Hydrant dan
Sprinkler)

6. Sistem instalasi listrik

Arus kuat
Arus menengah
Arus rendah

7. Sistem pengkondisian udara

HVAC
Ventilasi

8. Sistem transportasi vertikal

Lift
Eskalator

9. Sistem telekomunikasi

Jaringan data
Telephone

10. Sistem penangkal petir

Beberapa bagian dari utilitas bangunan diatas adalah jaringan pemipaan plumbing. Dan termasuk dalam ruang lingkup plumbing, yaitu diantaranya adalah :

Sistem penyediaan air minum atau air bersih
Sistem pembuangan air kotor, dan air bekas
Sistem pembuangan air hujan didalam bangunan gedung.

Nah jadi menurut kamus besar bahasa Indonesia ( KBBI ) bahwasannya arti dari sebuah kata utilitas : yaitu suatu faedah; kegunaan; dan  manfaat, namung tetapi kalian harus bisa membedakan antara utilitas bangunan dan utilitas yang lainnya seperti utilitas ekonom, utilitas dalam pemasaran dan utilitas yang lainnya tetapi yang sudah saya bahas disini itu mengenai utilitas dalam suatu bangunan.

Tetapi dalam ekonomi, utilitas adalah suatu jumlah dari kesenangan atau kepuasan relatif (gratifikasi) yang dicapai. Dengan jumlah ini, seseorang bisa menentukan meningkat atau menurunnya suatu utilitas, dan kemudian menjelaskan kebiasaan ekonomis dalam koridor dari usaha untuk meningkatkan kepuasan seseorang. Unit teoritikal untuk penjumlahan utilitas adalah util.

Baca Juga : Utilitas Bangunan 

Utilitas digunakan oleh ekonom dalam konstruksi sebagai kurva indiferen, yang berperan sebagai kombinasi dari komoditas yang dibutuhkan oleh individu atau masyarakat untuk mempertahankan tingkat kepuasan. Utilitas individu dan utilitas masyarakat bisa dibuat sebagai variabel tetap dari fungsi utilitas (contohnya seperti peta kurva indiferen) dan fungsi kesejahteraan sosial.

Karna ketika dipasangkan dengan suatu komoditas atau produksi, mungkin suatu fungsi ini bisa mewakilkan sesuatu efisiensi Pareto, yang digambarkan oleh kotak Edgeworth dan kurva kontrak. Efisiensi ini merupakan suatu konsep yang paling utama utama dalam ekonomi kesejahteraan.

Jadi itulaah pembahasan kali ini dihari yang begitu cerah dan bahagia ini tentang mengenai pengertian, macam - macam, tujuan utilitas bangunan, dan saya sarankan kepada kalian supaya membacannya sampai tuntas dan bilamana ada yang tidak dimengerti dimohon janagan malu untuk bertannya dan bilamana ada kekurangan dari artikel saya mohon bantuannya untuk memperbaikinnya.

Nah mungkin sekian dulu pembahasan kali ini sebagaimana saya membahasnnya dengan begitu simple, ringkes, renyah dan tentunnya sangat mudah dipahami, dan semoga apa yang saya tulis ini dapat membantu kalian yang membutuhkan dan semoga artikel ini dapat bermanfaat dan kepada kalian yang sudah berkunjung dan membaca artikel saya, saya mengucapkan terima kasih dan sekian saya mohon pamit.

Sumber : gedungarsitek

Minggu, 24 November 2019

UTILITAS BANGUNAN

UTILITAS BANGUNAN



Utilitas Bangunan adalah suatu kelengkapan fasilitas bangunan yang digunakan untuk menunjang tercapainya suatu unsur-unsur kenyamanan, kesehatan, keselamatan, kemudian kominikasi dan mobilitas dalam bangunan. Utilitas yaitu : faedah; kegunaan; manfaat. Atau Utilitas adalah tingkat kepuasan yang diperoleh seorang individu dari mengkonsumsi suatu barang atau melakukan suatu aktivitas.

Perancangan suatu proyek bangunan harus selalu memperhatikan dan menyertakan suatu tentang fasilitas utilitas yang dikoordinasikan dengan perancangan yang lain, seperti perancangan arsitektur, perancangan struktur, perancangan interior, peranacangan ekterior, perancangan site plan dan perancangan lainnya supaya aman, dan nyaman.

1. Perancangan Plambing dan Sanitasi



Perancangan Plambing dan Sanitasi Sedangkan sistem plambing adalah sistem penyediaan air bersih dan sistem pembuangan air kotor yang saling berkaitan serta merupakan paduan yang memenuhi syarat, yang berupa peraturan dan perundangan, pedoman pelaksanaan, standar tentang peralatan dan instalasinya. 

Sistem plambing yang baik bergantung pada sistem plambing pemipaan yang baik pula. Selain pemipaan, terdapat hubungan yang erat juga antara masalah penyediaan air dan sanitasi, dimana sanitasi berhubungan langsung dengan beberapa aspek berikut :

• Kesehatan. 
• Penggunaan air. 
• Pengolahan dan pembuangan limbah.

2. Perancangan Pencegahan Kebakaran



Untuk menghindari terjadinya kebakaran pada suatu bangunan, diperlukan suata cara atau sistem pencegahan kebakaran karena bahaya kebakaran dapat menimbulkan kerugian berupa korban manusia, harta benda, terganggunya proses produksi barang dan jasa, kerusakan lingkungan dan terganggunya masyarakat.

Baca Juga : Pentingnnya Utilitas Dalam Gedung ( Building Utilitas )
  • Bahaya kebakaran dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok, yaitu :
• Bahaya kebakaran ringan 

Merupakan bahaya terbakar pada tempat dimana terdapat bahan-bahan yang mempunyai nilai kemudahan terbakar rendah dan apabila terjadi kebakaran melepaskan panas rendah dan menjalarnya api lambat.

• Bahaya kebakaran sedang.
• Bahaya kebakaran berat. 

Merupakan bahaya terbakar pada tempat dimana terdapat bahan-bahan yang mempunyai nilai kemudahan terbakar tinggi dan apabila terjadi kebakaran melepaskan panas sangat tinggi dan menjalarnya api sangat cepat. Perancangan sistem ini erat kaitannya dengan sistem plumbing.

karena agar meminimalisir bahaya bencana kebakaran maka dikembangkan sistem-istem yang melingkupi pengaliran air, sebagai media pemadaman guna mencegah bahaya kebakaran skala besar, sistem pencegahan tersebut diantaranya adalah :

• Sistem hidran 
• Sistem sprinkle

3. Perancangan Pengudaraan/penghawaan



Untuk mencapai kenyamanan, kesehatan, dan kesegaran hidup dalam rumah tinggal atau bangunan bertingkat, khususnya kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada daerah yang beriklim tropis dengan udaranya yang panas dan kelembaban udaranya yang tinggi, maka diperlukan usaha untuk mendapatkan udara segar dari aliran udara alam maupun aliran udara buatan . 

Perencangan pengudaraan atau penghawaan adalah suatu perencanaan untuk mendapatkan suatu aliran udara yang tepat untuk ruangan serta pengontrolannya.

4. Perancangan Penerangan/pencahayaan



Pada perencanaan penerangan dan pencahayaan gedung dimaksudkan agar bangunan tersebut mendapat pencahayaan dan penerangan yang baik pada siang hari maupun pada malam hari . Dewasa ini pemanfaatan pencahayaandigunakan sumber alami dan telah diatur berdasarkan SNI 03 – 2396 – 2001 tentang “Tata cara perancangan sistem pencahayaan alami pada bangunan gedung”.

Selain itu dalam perencanaan penerangan atau pencahayaan juga mempertimbangkan tentang standar pencahayaan buatan yang diatur pada SNI 03- 6575-2001 tentang “Tata cara perancangan sistem pencahayaan buatan pada bangunan gedung”. 5. Perancangan Telepon Perancangan telepon pada gedung harus mempertimbangkan kepada perencanaan sistem komunikasi antara ruangan (intercom) dan perencanaan sistem komunikasi luar.

Perancangan ini juga harus memperhatikan sistem pengaturan pemasangan kabel dalam bangunan sedemikian rupa sehingga tidak menggangu estetika pada bangunan serta untuk memudahkan dalam perawatan. Perencanaan arus lemah telepon, sistem telepon harus menggunakan sistem hubungan seperti saluran untuk daya pembangkit komputer, yaitu aliran di dalam lantai (floor duct).

Baca Juga : Multi - Utilitas dan Multiguna

5. Perancangan Telepon



Perancangan telepon pada gedung harus mempertimbangkan kepada perencanaan sistem komunikasi antara ruangan (intercom) dan perencanaan sistem komunikasi luar. Perancangan ini juga harus memperhatikan sistem pengaturan pemasangan kabel dalam bangunan sedemikian rupa sehingga tidak menggangu estetika pada bangunan serta untuk memudahkan dalam perawatan. 

Perencanaan arus lemah telepon, sistem telepon harus menggunakan suatu sistem hubungan seperti saluran untuk daya pembangkit komputer, yaitu aliran di dalam lantai (floor duct).

6. Perancangan CCTV dan Sekuriti Sistem



CCTV (Closed Circuit Television) adalah suatu alat yang berfungsi untuk memonitor suatu ruangan melalui layar televisi atau monitor, yang menampilkan gambar dari rekaman kamera yang dipasang di setiap sudut ruangan (biasanya tersembunyi) yang diinginkan oleh bagian keamanan. Sistem kameran dan televisi ini terbatas pada gedung tersebut (closed). Semua kegiatan di dalamnya dapat dimonitor di suatu ruangan security.

7. Perancangan Penangkal Petir



Pengamanan bangunan bertingkat dari bahaya sambaran petir perlu dilakukan dengan memasang suatu alat penangkal petir pada puncak bangunan tersebut. Penangkal petir ini harus dipasang pada bangunan-bangunan yang tinggi, minimal bangunan 2 lantai, terutama yang paling tinggi di antara sekitarnya.

Baca Juga : Utilitas Adalah : faedah; kegunaan; manfaat

8. Perancangan Tata Suara



Sistem tata suara perlu direncanakan untuk memberikan fasilitas kelengkapan pada bangunan. Tata suara ini dapat berupa background music dan announcing system (public address) yang berfungsi sebagai penghias keheningan ruangan atau kalau ada pengumuman-pengumuman tertentu. Selain itu juga ada sistem untuk car call, bagi bangunan-bangunan umum. 

Tata Suara adalah suatu teknik pengaturan peralatan suara atau bunyi pada suatu acara pertunjukan, pertemuan, rapat dan lain lain. Peralatan dari sistem tata suara tersebut dapat berupa, microphone, cassette deck, mix amplifier, speaker, speaker selector switch, volume control, dan horn speaker (untuk car call).

9. Perancangan Transportasi dalam bangunan



Sebuah bangunan yang besar atau tinggi memerlukan suatu alat angkut transportasi untuk memberikan suatu kenyamanan dalam berlalu-lalang di bangunan tersebut. Alat transportasi tersebut mempunyai sifat berdasarkan arah geraknya sebagai alat angkut dalam bentuk arah vertikal berupa elevator, arah horizontal berupa konveyor, arah diagonal berupa eskalator.

Jadi itulah pembahasan dikali pagi hari yang begitu cerah ini mengenai utilitas bangunan karna disini dibahas dengan sangat renyah, simple dan ringkas tentunnya sangat mudah dipahami kepada si pembaca karna pembahasan disini tentang membangun suatu gedung dengan memperhatikan keamanan dan kenyamanan jadi sudah harus direncanakan dengan begitu matang.

Nah itulah pembahasan dikali ini disambung dilain dan dipembahasan berikutnnya tunggu saja pembahasannya dan semoga apa yang saya update, tulis ini dapat membantu kalian dan semoga artikel ini dapat bermanfaat kepada yang membutuhkan dan saya mengucapkan terima kasih kepada kalian yang sudah berkunjung ke website/blog saya, terima kasih dan saya mohon pamit.

Sumber : gedungarsitek

UTILITAS

UTILITAS



Utilitas Adalah : faedah; kegunaan; manfaat. Mungkin Yang dimaksud dengan utility adalah nilai guna suatu barang. Sebagai manusia yang memiliki suatu kebutuhan yang tidak terbatas, sementara sumber daya yang kita miliki sangat terbatas tentu kita akan berfikir bagaimana untuk memaksimalkan sumber daya yang kita miliki tersebut sehingga supaya kita dapat mencapai kepuasan maksimum.

Namun suatu pekerjaan ini bukanlah suatu pekerjaan hal yang sangat mudah, karna hal ini terkait bagaimana cara kita dalam mengelola keuangan, membelanjakan uang yang kita miliki serta membuat daftar prioritas kebutuhan kita. Dan pakailah, kelolalah dan belanjakan uang kita dengan hal sewajarnnya apa yang kita butuhkan dan yang harus diutamakan didahulukan.

Karena tanpa kita sadari terkadang kita menghabiskan uang untuk sesuatu yang kurang berguna, dan tentu hal ini akan menyebabkan kekacauan dalam perekonomian kita, Banyak ahli menyatakan bahwa nilai guna suatu barang utility merupakan suatu ukuran kebahagian konsumen. Besar kecilnya tingkat kepuasan konsumen tergantung pada jumlah barang dan jasa yang mampu dia konsumsi.

Baca Juga : Multi - Utilitas dan Multiguna

Jadi teori ini nilai guna yang digunakan oleh seorang para pakar - pakar ahli untuk mengukur suatu tingkat kepuasan seorang konsumen, begitu semakin tinggi kepuasan yang diterima seorang  konsumen, dan semakin tinggi pula nilai guna suatu barang tersebut.

Dalam ekonomi, utilitas adalah jumlah dari kesenangan atau kepuasan relatif (gratifikasi) yang dicapai. Dengan jumlah ini, seseorang bisa menentukan meningkat atau menurunnya utilitas, dan kemudian menjelaskan kebiasaan ekonomis dalam koridor dari usaha untuk meningkatkan kepuasan seseorang. Unit teoritikal untuk penjumlahan utilitas adalah util.

Doktrin dari utilitarianisme, Melihat maksimalisasi dari utilitas sebagai kriteria moral untuk organisasi dalam masyarakat. Menurut para utilitarian, seperti Jeremy Bentham (1748-1832) dan John Stuart Mill (1806-1876), masyarakat harus bertujuan untuk memaksimalisasikan jumlah utilitas dari individual, bertujuan untuk "kebahagiaan terbesar untuk jumlah terbesar".

Dalam ekonomi neoklasik, rasionalitas didefinisikan secara tepat dalam istilah dari kebiasaan maksimalisasi utilitas di bawah keadaan ekonomi tertentu. Sebagai kebiasaan usaha hipotetikal, utilitas tidak membutuhkan adanya keadaan mental seperti 
"kebahagiaan", "kepuasan", dan lain - lain.

Baca Juga : Pentingnnya Utilitas Dalam Gedung ( Building Utilitas )

Utilitas digunakan oleh ekonom dalam konstruksi sebagai kurva indiferen, yang berperan sebagai kombinasi dari komoditas yang dibutuhkan oleh individu atau masyarakat untuk mempertahankan tingkat kepuasan. Utilitas individu dan utilitas masyarakat bisa dibuat sebagai variabel tetap dari fungsi utilitas (contohnya seperti peta kurva indiferen) dan fungsi kesejahteraan sosial. 

Ketika dipasangkan dengan komoditas atau produksi, fungsi ini bisa mewakilkan suatu efisiensi Pareto, yang digambarkan oleh kotak Edgeworth dan kurva kontrak. Efisiensi ini merupakan suatu konsep utama ekonomi kesejahteraan. 

Utilitas adalah tingkat kepuasan yang diperoleh seorang individu dari mengkonsumsi suatu barang atau melakukan suatu aktivitas. Dalam analisis ekonomi, utilitas sering digunakan untuk menggambarkan urutan preferensi sekelompok barang, contohnya seorang konsumen bernama Sitorus merasa lebih puas membeli 3 buah buku fiksi ilmiah jika dibandingkan dengan membeli sehelai kemeja, 

Karna hal ini berarti suatu buku-buku tersebut memberikan utilitas yang lebih sangat besar dibandingkan dengan kemeja yang tadi. Dan Fungsi dari utilitas dapat ditunjukkan dengan sekumpulan kurva indiferensi, yang masing-masing mempunyai suatu indikator numerik.  

Baca Juga : Utilitas Bangunan 

Jadi itulah pembahasan kali ini mengenai tentang utilitas sebagimna saya udah bahas di atas dengan begitu sangat rinci dan sangat simple dan tentunnya sangat mudah dipahami oleh siapa saja yang membacannya dan siapa saja yang ingin memahaminnya karna saya beri tahu utilitas itu faedah, kegunaan, manfaat tetapi kita harus bisa membedakannya karna utilitas itu banyak.

seperti kita mencari utilitas dalam arsitektur ya akan muncul utilitas arsitektur untuk bangunan tinggi dan sebaliknnya ketika kita mencari utilitas yang lain maka beda juga utilitasnnya tetapi dalam utilitasmungkin saja berbeda namung dalam arti utilitas ya itu faedah, manfaat, kegunaan, kepuasan atau multi fungsi dan pelengkap tetapi kegunaan nnya mungkin berbeda - beda.

Nah mungkin hannya ini yang dapat sampaikan dikesempatan ini dan saya akan lanjut pembahasannya dilain waktu dan sebagaimana saya bahas disini itu dengan sepengetahuan saya dan dari referensi - referensi yang lain dan sebagaimna guru dan para ahli mengatakan kepada saya dan saya mengucapkan terima kasih kepada kalian yang sudah berkunjung ke website/blog saya.

Sumber : gedungarsitek

Sabtu, 23 November 2019

MULTI - UTILITAS

MULTI - UTILITAS



Multi - Utilitas dan Multiguna sebagimna kamus besar bahasa Indonesia  menyebutkan dan mengartikan bahwasannya arti dari multi, utilitas dan multiguna yaitu : Multi : 1) banyak; lebih dari satu; lebih dari dua. contoh : 'multivalen multipora multilateral', 2) berlipat ganda. contoh : 'multimilioner', multiguna : banyak gunanya. utilitas :  faedah; kegunaan; manfaat

Multi-Utilitas Multiguna berhubungan dengan perusahaan yang menawarkan berbagai layanan dan atau suatu  produk. Di pasar bisnis, jenis penyediaan layanan ini biasanya berkaitan dengan suatu energi, layanan lingkungan, masalah limbah, infrastruktur , dan atau layanan telekomunikasi. 

Di pasar konsumen, sering menyangkut penawaran gabungan layanan di bidang energi dan produk dan layanan digital ( telepon , internet dan televisi ). Penyedia seperti ini juga disebut sebagai penyedia multi-layanan. Jadi seringkali menyangkut layanan dan produk dalam kaitannya dengan utilitas publik . Multi-utilitas memiliki hubungan dengan cross-selling , menawarkan produk dan layanan pelengkap.

Baca Juga : Pentingnnya Utilitas Dalam Gedung ( Building Utilitas )


Pembangkit Listrik Warisan Belanda

  • Belanda
Di Belanda , multi-utilitas menjadi sangat populer di kalangan perusahaan listrik di tahun sembilan puluhan abad sebelumnya. Sebagai konsekuensi dari liberalisasi pasar energi, perusahaan-perusahaan ini mencari peluang untuk memperluas jangkauan produk mereka.

Selain energi, mereka mulai menawarkan produk dan layanan melalui kabel (internet, televisi) juga; di pasar bisnis mereka juga menjadi aktif di bidang lingkungan dan limbah . Mereka menganggap pasar-pasar ini sebagai pelengkap logis untuk pasokan energi tradisional. Pasar-pasar ini memiliki hubungan yang kuat dengan utilitas publik, yang mengarah pada multi utilitas.
  • Kogenerasi
Di pasar bisnis, kemitraan sering kali dibuat juga dengan pelanggan (besar), khususnya dalam kaitannya dengan kogenerasi , gabungan panas (uap) dan listrik (listrik). Pada tahun tujuh puluhan, kogenerasi berkembang pesat. Industri besar khususnya berinvestasi dalam kogenerasi, tetapi aplikasi yang lebih kecil juga merasakan manfaatnya. Anda bisa memikirkan hortikultura , kolam renang atau rumah sakit . 

Instalasi kogenerasi ditempatkan di banyak perusahaan, kadang-kadang dibayar oleh klien, kadang-kadang melalui usaha patungan , tetapi juga sering dibayar oleh perusahaan listrik. Manajemen dan pemeliharaan instalasi ini dilakukan oleh perusahaan listrik. Daya yang tidak dikonsumsi oleh klien, disuplai ke jaringan listrik . Kelebihan uap juga digunakan untuk aplikasi lain.

Baca Juga : Utilitas Bangunan 
  • Outsourcing
Manajemen instalasi kogenerasi ini juga cocok dengan tren outsourcing . Dalam hal alih daya, kegiatan dan / atau unit bisnis yang tidak dianggap sebagai bisnis inti, atau dianggap sebagai kegiatan pelengkap, dikontrakkan keluar. Fenomena ini terutama terjadi di departemen TIK perusahaan, tetapi juga tugas-tugas administrasi, kontak dengan pelanggan (melalui call center ) dan layanan fasilitas sering outsourcing. Mereka lebih suka memilih pesta yang untuknya kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan inti mereka.
  • Situasi saat ini
Pada saat ini, sebagian besar perusahaan listrik Belanda telah meninggalkan strategi multi-utilitas ini. Mereka memilih untuk fokus pada energi: mono-utilitas. Dengan melakukan itu, mereka kembali ke akarnya seperti semula. Pengecualian untuk ini adalah DELTA, dari provinsi Zeeland Belanda . Karena peningkatan skala yang telah terjadi di sektor energi , DELTA telah secara eksplisit memilih untuk semakin memperdalam hubungan mereka dengan pelanggan mereka melalui penyediaan layanan gabungan.
  • Di luar Belanda
Di luar Belanda, ada berbagai perusahaan multi-utilitas lainnya. Contoh paling terkenal adalah Stadtwerke di Jerman dan Austria . Untuk mempertahankan posisi mereka melawan perusahaan listrik besar (Eon, RWE ), perusahaan-perusahaan ini telah mengembangkan diri untuk menjadi perusahaan serbaguna. 

Selain energi dan air, perusahaan-perusahaan ini juga terlibat dengan eksploitasi instalasi lampu lalu lintas , kolam renang umum. Pemegang saham adalah kota . Di Norwegia , Hafslund [1] dan Lyse Energi [2] menyebut diri mereka sebagai perusahaan multi-utilitas.

Baca Juga : Utilitas Adalah : faedah; kegunaan; manfaat

Contoh lain adalah GDF Suez , sebuah kelompok industri dan layanan internasional. Perusahaan ini dibuat pada 2007 dan berasal dari Perancis . Ini aktif di bidang energi, layanan terkait energi dan lingkungan. Pada tahun 2008 memiliki omset lebih dari 80 miliar Euro . Di Belanda, perusahaan ini aktif dalam energi (dengan nama Electrabel ), limbah ( SITA ) dan penyediaan layanan industri (Cofely, disebut GTI hingga 2009).

Jadi itulah multiguna atu juga sering disebut multi fungsi namung yang dibahas disini yaitu multi - utilitas sebagaimana saya menulis dan sebagaimna para guru dan para ahli memberi tahu dan mengajarkan pada saya dan sebagaimna para perusahaan - perusahaan besar sebagaimna populernnya perusahaan listrik di belanda pada tahun sembilan puluhan dan abad sebelumnnya.

Mungkin sekian dulu pembahasan dari saya mengenai multi - utilitas dan multiguna dan semoga apa yang saya tulis dan saya update ini dapat membantu kalian terutama yang membutuhkan dan semoga artikel ini dapat bermanfaat sebagaimna mestinnya karna artikel ini saya tulis dengan sebagaimna para guru dan dikutip dari para ahli dan saya mengucapkan terima kasih kepada kalian yang sudah berkunjung ke website/blog saya dan sekian saya mohon pamit.

Sumber : gedungarsitek

PENTINGNYA UTILITAS DALAM GEDUNG ( BUILDING UTILITIES )

PENTINGNYA UTILITAS DALAM GEDUNG ( BUILDING UTILITIES )


Pentingnnya Utilitas Dalam Gedung ( Building Utilitas ), Dalam ekonomi, utilitas adalah suatu jumlah dari kesenangan atau kepuasan relatif yang dicapai. Dengan jumlah ini, seseorang bisa menentukan meningkat atau menurunnya utilitas, dan kemudian menjelaskan kebiasaan ekonomis dalam koridor dari usaha untuk meningkatkan suatu kepuasan seseorang. 

Utilitas digunakan oleh ekonom dalam konstruksi sebagai kurva indiferen, yang berperan sebagai kombinasi dari komoditas yang dibutuhkan oleh individu atau masyarakat untuk mempertahankan tingkat kepuasan. Utilitas individu dan utilitas masyarakat bisa dibuat sebagai variabel tetap dari fungsi utilitas (contohnya seperti peta kurva indiferen) dan fungsi kesejahteraan sosial. 

Utilitas dalam KBBI ( kamus besar bahasa Indonesia )yang artinya faedah, manfaat, atau kegunaan. Sehingga suatu Utilitas dalam gedung dapat diartikan suatu fasilitas kelengkapan gedung yang begitu lengkap dan yang diperlukan agar orang dapat melakukan kegiatan dalam gedung dengan selamat, sehat, dan nyaman. 

Selamat artinya terhindar dari bahaya akibat gempa, kebakaran, dan yang lainnya. Sehat artinya bebas dari ancaman penyakit dan dari lingkungan yang tidak sehat. Sedangkan nyaman artinya lingkungan yang terbangun memberikan rasa nyaman bagi penghuninya. Semua hal yang berkaitan dengan hal ini diatur oleh undang-undang.

Baca Juga : Utilitas Bangunan

Dari hal di atas pada suatu gedung harus dapat menjaga keselamatan konstruksi gedung agar mampu melindungi jiwa manusia di dalamnya, melindungi manusia dari gangguan kesehatan, memberikan kenyamanan kepada manusia di dalam gedung, dan memberikan kemudahan bagi manusia berpindah tempat di dalam gedung.


Empat Yang Harus Ditinjau Utilitas Dalam Gedung


  • Ada empat hal yang harus ditinjau dalam utilitas gedung ini, yaitu :
1. Sistem proteksi kebakaran
2. Sistem plambing
3. Sistem pengondisian udara
4. Sistem transportasi

Dalam sistem proteksi kebakaran, suatu gedung harus mampu mendeteksi jika adanya kebakaran dan mampu memadamkan kebakaran saat kebakaran terjadi. Kebakaran dapat terjadi akibat tiga komponen yaitu bahan yang dapat terbakar, udara, dan panas. 

Jika ketiga hal tersebut dipisahkan kebakaran tidak akan terjadi. Ada dua macam proteksi yang dilakukan mengenai proteksi kebakaran yaitu proteksi kebakaran pasif dan proteksi kebakaran aktif.
  •  Hal-hal yang dilakukan dalam proteksi kebakaran pasif yaitu :
1. Melindungi setiap konstruksi dari kegagalan panas
2. Menyediakan sarana, jalur evakuasi orang keluar dari gedung, dan jalan masuk petugas pemadam kebakaran
3. Membatasi luar kebakaran dengan kompartementasi
4. Pada umumnya konstruksi gedung dituntut tidak gagal meskipun mengalami kebakaran selama dua jam atau lebih.

Baca Juga : Multi - Utilitas dan Multiguna 
  • Sedangkan hal-hal yang dilakukan dalam proteksi kebakaran aktif yaitu :
1. Pada suatu gedung terdapat Fire Alarm System, alarm kebakaran akan berbunyi jika terjadi pada temperatur tertentu, kenaikan temperatur tertentu, atau adanya asap.

2. Saat kebakaran terjadi, sudah tersedia alat pemadam api. Alat pemadam api ini dapat menggunakan bahan kimia busa, gas, atau air. Pemadaman dengan air paling banyak dilakukan, kecuali pada risiko tertentu seperti panel listrik, barang yang rusak oleh air, dan bahan bakar cair.

Menata Dan Menyediakan Utilitas


Sistem plambing pada sebuah gedung meliputi peralatan saniter, sistem perpipaan untuk menyediakan air bersih di tempat yang dibutuhkan, mengumpulkan dan mengalirkan air kotor dan air buangan ke tempat pengolahan. Prinsipnya pada perpipaan air bersih akan selalu berisi air bersih dan bertekanan cukup sehingga peralatan saniter dapat segera mengalirkan air apabila katup dibuka. Sedangkan pada perpipaan air kotor tentunya hanya berisi air kotor pada waktu pembuangan dan air kotor tersebut mengalir secara gravitasi.

Estimasi pemakaian  air bersih setiap harinya yaitu rumah 160-200 L, sekolah 40 L tiap murid dan 100 L tiap guru, gedung kantor 100 L tiap karyawan, stasiun/terminal 3L tiap penumpang yang tiba maupun berangkat, dan yang lainnya. Pada toilet umum SNI sudah memberikan petunjuk tentang jumlah alat saniter yang  perlu disediakan. Sedangkan untuk jumlah air kotor diasumsikan sama dengan jumlah air bersih.

Baca Juga : Utilitas Adalah : faedah; kegunaan; manfaat

Pada sistem pengkondisian udara tujuannya untuk memberikan kenyamanan termal (menjaga temperatur tubuh pada rentang yang sehat dan segar) dan memenuhi kebutuhan oksigen. Temperatur tubuh sehat sekitar 360C. Sedangkan temperatur ruangan selalu berubah setiap detiknya. Sehingga temperatur ruangan perlu dikontrol kira-kira pada 22-24 oC dan kelembaban 50-55 %. 

Pada daerah tropis kadang diperlukan mesin pengkondisian udara untuk proses pendinginan dan proses pengeringan. Pada daerah tropis kalor dapat muncul dari kalor sensible (perbedaan temperatur) dan kalor laten (beda kadar air) yang dikeluarkan tubuh, kalor dari udara luar dan dari radiasi matahari, kalor sensible dan kalor laten yang dibawa udara ventilasi, dan kalor dari dalam ruangan seperti lampu dan peralatan elektronik.

Terakhir sistem transportasi yang bertujuan untuk mengangkut orang dan barang dalam gedung. Umumnya meliputi elevator, escalator, travelator, dan yang lainnya. Sistem elevator dan escalator ini biasanya diterapkan pada gedung bertingkat. karna utilittas sangatlah penting kalau ga ada utilitas conto ga ada untuk nyuci baju didalam gedung ya harus ke loandry jadi begitu pentingnnya utilitas.

Jadi itulah pentingnnya utilitas dalam gedung building utilitas, karna bilamana tidak ada utilitas maka kita akan kesulitan dalam kehidupan sehari - hari seperti contohnnya ga ada wc, tempat nyuci, dapur, atau penangkal petir, pemadam kebakaran, dan yang lainnya maka kita kurang nyaman dan pastinnya takut ada sesuatu yang tidak terduga maka dari itu lengkapilah dengan utilitas.

Nah mungkin sekian dulu pembahasan dari saya mengenaai pentingnnya utilitas dalam gedung dan semoga apa yang saya update dan tulis ini dapat membantu kalian dan semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk siapa saja yang membutuhkan dan saya mengucapkan terima kasih kepada kalian yang sudah berkunjung dan yang membaca saya mengucapkan terima kasih dan saya mohon pamit dan sampai jumpa dilain waktu.

Sumber : gedungarsitek

MACAM - MACAM PERENCANAAN ( PLANING )

MACAM - MACAM PERENCANAAN ( PLANING )



Macam - Macam Perencanaan ( Planing ), Perencanaan adalah yaitu suatu proses dan Proses perencanaan merupakan suatu rangkaian urutan rasional di dalam penyusunan suatu rencana. Dalam perencanaan, input merupakan data - data atau informasi, output merupakan produk perencanaan atau rencana, sedangkan proses atau analisis merupakan keterkaitan data atau informasi untuk menghasilkan produk rencana. Proses mempunyai sifat-sifat sebagai berikut : 

- Dapat disesuaikan dengan tujuan -Dapat disesuaikan dengan keterbatasan yang ada 
- Dapat dikembangkan sesuai dengan teknik dan kebutuhan tertentu

Karna suatu Perencanaan Sebagai Suatu Kegiatan Dasar Manusia. Dan Kadang Banyak orang - orang yang memandang suatu perencanaan sebagai suatu kegiatan dasar yang terkandung dalam tingkah laku manusia pada semua tingkatan - tingkatan  masyarakat. Dalam pandangan ini :

Tukang kayu membuat suatu rencana di saat ia mengangkat palunya untuk memukul paku. Seirang pengusaha melakukan perencanaan di saat ia mendengarkan laporan cuaca untuk memutuskan akan membawa payung ke kantor atau tidak. Pengemudi kendaraan pool juga melakukan perencanaan dalam menyusun rencana untuk menentukan urutan dalam menyembut penumpang-penumpangnya. Jelas bahwa masih banyak bentuk-bentuk perencanaan yang kompleks dalam rumah-rumah tangga, perusahaan maupun organisasi.

Baca Juga : Definisi Perencanaan Bangunan

Karna suatu Perencanaan Sebagai Pengendali suatu Tindakan Masa Depan.  Definisi ini mengandung suatu reaksi yang berlebihan terhadap kesempitan definisi yang terdahulu. Namun definisi ini mengartikan bahwa tidak ada suatu perencanaan yang prosesnya tidak mencakup suatu pelaksanaan.


Macam - Macam Perencanaan ( Planing )



Macam - Macam Perencanaan karna perencanaan itu ada beberapa katagori dan perencanaan ini dapat dibedakan menjadi beberapa jenis perbedaan, tergantung dari mana kita melihatnya, mau dari segi kegunaannya, dari segi bentuknnya, dari jangka waktu pelaksanaanya, dari sudut kawasan atau wilayah pelaksanaannya.

• Apabila ditinjau dari segi kegunaannya, suatu rencana dapat dibedakan menjadi :

1. Single use plan, yaitu suatu rencana yang hanya dipakai sekali saja. 
2. Standing plan, yaitu suatu rencana yang dapat dipakai berulang kali.

• Apabila ditinjau dari segi bentuknya, suatu rencana dapat dibedakan menjadi :

1. Rencana pisik, adalah rencana yang memuat secara garis besar dari pada suatu kebijaksanaan.

2. Rencana kerja, yaitu suatu rencana yang memuat deskipsi secara detail dari suatu kebijaksanaan. 

Rencana ini biasanya dibuat mengikuti suatu rencana pisik, dengan tujuan untuk memberi penjelasan secara sangat terperinci dan sangat detail dari rencana pisik. Karena tujuan dan sifatnya itulah untuk suatu rencana jenis ini sangat lazim disebut pula dengan "detail plan".

Baca Juga : Teori Dasar Perencanaan Teknik Sipil

Apabila dilihat dari segi jangka waktu pelaksanaannya, rencana dapat digolongkan menjadi :

1. Rencana jangka pendek, yaitu rencana yang jangka waktu pelaksanaannya maksimum 5 tahun.

2. Rencana jangka menengah, adalah rencana yang jangka waktu pelaksanaannya antara 5-15 tahun.

3. Rencana jangka panjang, yaitu rencana yang jangka waktu pelaksanaannya di atas 15 tahun.

• Apabila ditinjau dari sudut kawasan atau wilayah pelaksanaannya, suatu rencana dapat dibagi menjadi :

1. Rural plan, yaitu rencana untuk sesuatu desa.
2. City plan, yaitu rencana untuk sesuatu kota.
3. Regional plan, adalah rencana untuk sesuatu daerah.
4. National  plan, adalah  rencana  untuk  tingkat  nasional (negara). 


Rencana Perencanaan ( Planing )


Rencana atau plan adalah suatu dokumen yang digunakan sebagai skema untuk mencapai suatu tujuan. Dan Rencana biasanya mencakup alokasi sumber daya, jadwal, dan tindakan-tindakan penting lainnya. Rencana dibagi berdasarkan cakupan, jangka waktu, kekhususan, dan frekuensi penggunaannya.

Berdasarkan suatu cakupannya, rencana dapat dibagi menjadi rencana strategis dan rencana operasional. Oleh karna itu rencana strategis adalah suatu rencana umum yang berlaku diseluruh lapisan organisasi sedangkan rencana operasional adalah suatu rencana yang mengatur kegiatan sehari-hari anggota organisasi.

Baca Juga : Elemen Perencanaan

Berdasarkan jangka waktunya, suatu rencana dapat dibagi menjadi rencana jangka panjang dan rencana jangka pendek. Rencana jangka panjang umumnya didefinisikan sebagai rencana dengan jangka waktu tiga tahun, rencana jangka pendek adalah rencana yang memiliki jangka waktu satu tahun. Sementara rencana yang berada di antara keduanya dikatakan memiliki intermediate time frame.

Jadi itulah macam - macam perencanaan ( planing ) sebagaimana saya tulis dengan begitu ringkas dan sangat simple tentunnya sangat mudah untuk dipahami dan bilamana ada yang keliru dengan tulisan saya mohon maaf dan mohon untuk membantu saya meluruskan dan membenarkannya dan yang saya tulis ini sebagai mana saya mendengarkan dari para guru dan para ahli dibidang perencanaan.

Mungkin sekian dulu pembahasan dari saya walaupun banyak kekurangan mungkin dari tulisan, bentuk dan tata letak tulisan walupun begitu semoga apa yang saya tulis ini dapat membantu kalian yang membutuhkan dan semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan saya mengucapkan terima kasih kepada kalian yang sudah berkunjung ke website/blog saya dan sampai jumpa dipembahasan berikutnnya.

Sumber : gedungarsitek

Jumat, 15 November 2019

3 CARA MUDAH MEMULAI BISNIS PROPERTI

3 CARA MUDAH MEMULAI BISNIS PROPERTI



Cara Mudah Memulai Bisnis Properti, Biasannya bisnis properti selalu terhubung dengan sektor bisnis lainnya dan berbeda dalam prinsip manajemen, bisnis properti tidak mengenal suatu istilah semakin tinggi keuntungan, karna akan semakin tinggi pula risiko yang ditanggung olehnnya. Bisnis properti yaitu suatu salah satu cara mudah untuk mendapatkan suatu keuntungan besar dengan modal. seimbang.

Nah kalian jangan terpaku pada suatu pikiran bahwa suatu bisnis properti butuh modal besar karena tingginya aset yang sangat tinggi. kalian mungkin tidak percaya,terutama dikawasan jogja solo, ada beberapa pengembang properti yang memutar suatu bisnisnya dengan modal di bawah Rp 100 juta. Karna kuncinya hanya 2 : kalian memiliki seorang pelanggan dan mampu mengoptimalkan pelayanan di dalamnya.

Namun sebelum kalian memulai menggeluti suatu bisnis properti, alangkah baiknya kalian  mengetahui bahwa sektor ini sangat berhubungan dengan suatu banyaknnya sektor bisnis lain atau suatu profesi yang berbeda. Mungkin itu baik di sektor formal maupun sektor non formal. karana sesuatu juga ada yang berhubungan dan berkaitan dan ada juga yang tida berhubungan berbeda.

Nah Sektor formal diwakili seorang pejabat atau staf instansi pemerintahan. Atau juga beberapa instansi terkait yaitu Kementrian Agraria dan Tata Ruang yang diwakili Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kementrian Pemukiman Prasarana Wilayah,  Kementrian Lingkungan Hidup, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Juga Pemerintah Daerah (Pemda), Bappeda,  pihak Kecamatan, Kelurahan atau Desa, dan yang lainnya.

Sedangkan sektor non formal diwakili para pekerja yang terlibat dalam suatu  proyek bisnis properti tersebut. Sebutlah posisi-posisi seperti  tukang, mandor, petugas keamanan, penduduk setempat, petugas kebersihan, supplier material, tenaga pemasar tradisional, organisasi kemasyarakatan, event organizer,  pedagang di sekitar proyek, dan pastinnya banyak lagi.

Baca Juga : Tips Memulai Bisnis Properti dan Cara Mengoptimalkannya

Disamping ini, suatu  sektor properti juga melibatkan banyak sektor  bisnis lain, termasuk para professional. Seperti Notaris /PPAT, appraisal alias penilai, arsitek, konsultan, insinyur sipil, asuransi, perbankan, surveyor, kontraktor, agen atau broker property, desain grafis, konsultan marketing, dan manajer properti.  dan masih banyak lainnya.

Merintis bisnis properti mungkin ada 3 dari 3 halaman tersebut



3 Langkah Merintis Bisnis Properti bagi Pemula

1. Mulai dari Bisnis Jual Beli Tanah

Sesungguhnya, ketika mulai bisnis dari  titik nol, kalian memiliki lebih banyak keuntungan ketimbang pelaku usaha lain yang mulai dari level tengah. kalian akan belajar bagaimana cara mengatasi setiap kegagalan. Dan saat kalian sukses melampaui tahap itu, perasaan puas pun tidak ada tandingnya.

Para pelaku bisnis properti berpengalaman menyarankan  kalian belajar sektor properti dengan memulainya dari jual beli tanah. kalian bisa mengajak kerjasama orang yang memiliki tanah sebagai tenaga penjual dengan system bagi hasil. Cara ini banyak dilakukan oleh para pemula.

Jangan khawatir, meski belum sebesar proyek bisnis perumahan, posisi perantara ini juga menjanjikan keuntungan yang lumayan. Alangkah baiknya jika kalian dan pemilik tanah menuliskan kerja sama di atas kertas agar lebih jelas dan tidak menimbulkan kerugian di pihak manapun.

Kalian juga perlu menanyakan suatu secara detail terkait tanah yang akan dijual, seperti luas tanah, kondisi sekitar, harga, cara pembayaran sekaligus komisi yang akan kalian dapat jikalau nanti berhasil menjual tanah tersebut. Setelah terikat kerja sama dengan pemilik tanah, maka langkah kalian selanjutnya ialah mencari pembeli yang tepat. Setelah berhasil dan sukses bisnis jual beli tanah, kalian bisa mulai bisnis perumahan.

2. Menjadi Agent Properti

Menjadi agen properti banyak disebut sebagai jalur yang memudahkan langkah untuk merintis  bisnis properti. Pasalnya kalian sudah berada di bawah naungan perusahaan penyalur jasa penjualan property. Posisi ini memudahkankalian untuk mendapatkan suatu kepercayaan klien alias pembeli dan penjual rumah.

Maklum saja, pembeli atau penjual rumah biasanya lebih percaya kepada agen yang sudah jelas memiliki reputasi di sektor ini. Terlebih jika perusahaan tempat kalian bernaung sudah dikenal dan memiliki reputasi yang baik. Kabar baik lainnya,  sebagai agen properti kalian tidak hanya bisa menjual rumah atau tanah.

Baca Juga : 

Dengan demikian, kalian  tidak perlu khawatir terkenala prosedur dan regulasi ketika berada di lapangan.  Selain itu, area pemasaran kalian  tidak terbatas wilayah. Sekalipun kalian  merupakan agen di wilayah Jakarta, kalian masih  bisa melakukan bisnis properti di wilayah Bandung kota tasikmalaya dan kota - kota yang lainnya.

3. Buat Website Sebagai Sarana Promosi

Untuk mempercepat dan mempermudah bisnis properti kalian, akan sangat baik jika strategi promosi dilakukan secara gencar. kalian bisa memanfaatkan perkembangan teknologi dengan menggunakan media online sebagai suatu sarana promosi. Misalnya, dengan memaksimalkan suatu media sosial yang kalian punya, seperti Facebook, Twitter, Instagram, Blog, dan lainnya. Atau, kalian bisa membuat website untuk memperluas jaringan informasi mengenai bisnis properti yang kalian jalani.

Kalian pasti paham, saat ini orang lebih sering menggunakan suatu gadget untuk mencari segala informasi. Oleh karena itu, akan lebih strategi jika kalian menempuh promosi melalui media online. Dengan memiliki sarana promosi sendiri, kalian bisa belajar dan merintis bisnis property secara mandiri tanpa menjadi agen. Dengan begitu kalian bisa merengkuh calon pembeli maupun calon pelanggan dari berbagai wilayah.


Riset dulu Sebelum Bisnis Properti   


Para pelaku seorang pembisnis properti menyarankan beberapa hal yang begitu sangat penting sebelum kalian mulai melangkah pada bisnis properti ini. saran memang mudah yang paling sulit menerimannya kalau saran itu bagus apa salahnnya dicoba. 

Yang Pertama, pilih jenis properti yang  menawarkan suatu keuntungan yang mungkin sangat cukup besar atau sangat besar. Misalnya di bidang developer atau bidang investasi.

Baca Juga : Jasa Produk Pada Jurusan Konstruksi & Property

Yang Kedua, sebelum terjun ke dalam bisnis riilnya, sebaiknyakalian terlibat dalam investasi sebagai penanam modal.  Tujuannya, keuntungan modal dari investasi ini, meski  belum besar,  bisa kalian gunakan sebagai modal untuk membuka bisnis properti sendiri.

Yang Ketiga, buat riset kecil mengenai  lokasi yang akan kalian jadikan sebagai suatu bisnis properti tersebut. Riset ini bertujuan untuk mengetahui suatu kawasan mana yang baik sebagai lokasi proyek.

Dengan adanya tulisan dan updetan dan posringan artikel ini, kalian bisa menyisipkan suatu ajakan untuk menggunakan suatu jasa bisnis properti kalian dalam mencari dan menjual rumah hunian. kalian  juga mesti sering berdiskusi dengan para seorang ahli dan pakar pebisnis yang sudah lama berkecimpung di sektor properti supaya ada turus karna turus itu sangat penting.

Yang pasti dari semua ini kalian  jangan berhenti belajar untuk menggapai apa yang diinginkan kalian dan jangan mudah menyerah terutama putus asa . karna sebagaimana pepatah mengatakan proses tidak akan menghianati hasi dan begitu sebaliknnya hasil tidak akan menghianati proses ingat niver give up dan selamat berjuang semoga berhasil.

Sumber : gedungarsitek

iklan feed

Delapan Elemen Konstruksi Bangunan yang Perlu Anda Pahami Sebelum Membangun Rumah

Konstruksi bangunan adalah keseluruhannya, yang terdiri dari beberapa komponen penting. Atau, dengan kata lain, konstruksi bangunan adalah s...