Dalil yang menjelaskan tentang puasa ramadhan ada dalam al-qur'an dan hadist yang menjadi pedoman umat islam. Al-qur'an dan hadist ini menjadi salah satu pedoman umat islam ahli sunnah wal jama'ah.
Anda jangan heran bilamana ada sebuah pertentangan atau beda pendapat dikalangan umat islam, pasti kalau mentok akan kembali ke qur'an dan hadist. Karna inilah pegangan yang paling kuat di umat islam.
Kalam suci al-qur'an juga pedoman yang paling agung dan paling sempurna diantara yang sempurna. Al-qur'an kalam allah didalamnnya ada larangan, perintah, dan kabar bahagia kepada umatnnya.
Bulan Ramadhan BULAN DAN TAHUN INI 2023/1444 H ini, sudah ada dalilnnya dan sudah tercantum dan terukir indah didalam al-qur'an serta utusan Allah SWT paling mulia, paling sempurna yakni Rasululloh SAW yang diriwayatkan melalui hadist-hadist shahih.
Sesuai pedoman umat islam qur'an hadist ditambah izma dan qiyas bahwa para ulama mujtahid mutlak telah sepakat. Puasa ramadhan harus dilaksnakan dan wajib bagi kepada siapa saja yang tidak ada halangan.
๐Dalil Puasa Ramadhan yang Terdapat dalam Al-Qur'an
Dalil puasa Ramadhan dalam Al-Qur'an termaktub dalam surat Al Baqarah, yakni pada ayat-ayat berikut ini:
1. Surat Al Baqarah Ayat 183
ٰูุٓงََُّููุง ุงَّูุฐَِْูู ุงٰู َُْููุง ُูุชِุจَ ุนََُْูููู ُ ุงูุตَِّูุงู ُ َูู َุง ُูุชِุจَ ุนََูู ุงَّูุฐَِْูู ู ِْู َูุจُِْููู ْ َูุนََُّููู ْ ุชَุชََُّْูููۙ - ูกูจูฃ
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,"
2. Surat Al Baqarah Ayat 184
ุงََّูุงู ًุง ู َّุนْุฏُْูุฏٰุชٍۗ َูู َْู َูุงَู ู ُِْููู ْ ู َّุฑِْูุถًุง ุงَْู ุนَٰูู ุณََูุฑٍ َูุนِุฏَّุฉٌ ู ِّْู ุงََّูุงู ٍ ุงُุฎَุฑَ ۗ َูุนََูู ุงَّูุฐَِْูู ُูุทَُِْْูููููٗ ِูุฏَْูุฉٌ ุทَุนَุงู ُ ู ِุณٍِْْูููۗ َูู َْู ุชَุทََّูุนَ ุฎَْูุฑًุง ََُููู ุฎَْูุฑٌ َّููٗ ۗ َูุงَْู ุชَุตُْูู ُْูุง ุฎَْูุฑٌ َُّููู ْ ุงِْู ُْููุชُู ْ ุชَุนَْูู َُْูู - ูกูจูค
Artinya: "(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
3. Surat Al Baqarah Ayat 185
ุดَْูุฑُ ุฑَู َุถَุงَู ุงَّูุฐِْูٓ ุงُْูุฒَِู ِِْููู ุงُْููุฑْุงُٰู ُูุฏًู َِّّูููุงุณِ َูุจَِّٰููุชٍ ู َِّู ุงُْููุฏٰู َูุงُْููุฑَْูุงِูۚ َูู َْู ุดَِูุฏَ ู ُِْููู ُ ุงูุดَّْูุฑَ ََْูููุตُู ُْู ۗ َูู َْู َูุงَู ู َุฑِْูุถًุง ุงَْู ุนَٰูู ุณََูุฑٍ َูุนِุฏَّุฉٌ ู ِّْู ุงََّูุงู ٍ ุงُุฎَุฑَ ۗ ُูุฑِْูุฏُ ุงُّٰููู ุจُِูู ُ ุงُْููุณْุฑَ ََููุง ُูุฑِْูุฏُ ุจُِูู ُ ุงْูุนُุณْุฑَ ۖ َِููุชُْูู ُِููุง ุงْูุนِุฏَّุฉَ َِููุชَُูุจِّุฑُูุง ุงَّٰููู ุนَٰูู ู َุง َูุฏُٰููู ْ ََููุนََُّููู ْ ุชَุดُْูุฑَُْูู - ูกูจูฅ
Artinya: "Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur."
4. Surat Al Baqarah Ayat 187
ِูุจَุงุณٌ ََُّّููู ۗ ุนَِูู َ ุงُّٰููู ุงََُّููู ْ ُْููุชُู ْ ุชَุฎْุชَุงَُْููู ุงَُْููุณَُูู ْ َูุชَุงุจَ ุนََُْูููู ْ َูุนََูุง ุนَُْููู ْ ۚ َูุงَْٰูููٔ ุจَุงุดِุฑَُُّْููู َูุงุจْุชَุบُْูุง ู َุง َูุชَุจَ ุงُّٰููู َُููู ْ ۗ َُُْููููุง َูุงุดْุฑَุจُْูุง ุญَุชّٰู َูุชَุจَََّูู َُููู ُ ุงْูุฎَْูุทُ ุงْูุงَุจَْูุถُ ู َِู ุงْูุฎَْูุทِ ุงْูุงَุณَْูุฏِ ู َِู ุงَْููุฌْุฑِۖ ุซُู َّ ุงَุชِู ُّูุง ุงูุตَِّูุงู َ ุงَِูู ุงَِّْูููۚ ََููุง ุชُุจَุงุดِุฑَُُّْููู َูุงَْูุชُู ْ ุนَุงَُِْููููۙ ِูู ุงْูู َุณٰุฌِุฏِ ۗ ุชَِْูู ุญُุฏُْูุฏُ ุงِّٰููู ََููุง ุชَْูุฑَุจَُْููุงۗ َูุฐَِٰูู ُูุจَُِّูู ุงُّٰููู ุงٰٰูุชِูٖ َِّูููุงุณِ َูุนََُّููู ْ َูุชََُّْููู - ูกูจูง
Artinya: "Dihalalkan bagimu pada malam hari puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkan kamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka, ketika kamu beriktikaf dalam masjid. Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, agar mereka bertakwa."
Sudah sepatutnnya kita turut kepada aturan-aturan yang berlaku didalam kitab suci al-qur'an dan hadist. Karna disinlah sudah terukir indah aturan, larangan, perintah, kabar gembira didalam qur'an dan hadist.
Al-qur'an dan hadist ini yang paling penting diantara yang penting dan paling agung diantara yang agung. Maka anda semua harus menuruti dan mengangungkannya sesuai pedoman dan tata cara yang ada dalam islam.
๐Dalil Puasa Ramadhan dalam Hadits
Selain dalam Al-Qur'an, dalil puasa Ramadhan juga dijelaskan dalam sejumlah hadits. Dikutip dari Hadits Shahih Bukhari Muslim yang disusun oleh Muhammad Fu'ad Abdul Baqi dan Kitab Riyadhus Shalihin yang ditulis oleh Imam An-Nawawi, berikut beberapa hadits yang menerangkan tentang puasa:
1. HR Bukhari
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
ุตُูู ُูุง ِูุฑُุคَْูุชِِู َูุฃَْูุทِุฑُูุง ِูุฑُุคَْูุชِِู َูุฅِْู ุบُุจَِّู ุนََُْูููู ْ َูุฃَْูู ُِููุง ุนِุฏَّุฉَ ุดَุนْุจَุงَู ุซََูุงุซَِูู
Artinya: "Berpuasalah kalian karena melihatnya (hilal) dan berhari rayalah karena melihatnya, jika hilal hilang dari penglihatanmu maka sempurnakan bilangan Sya'ban sampai tiga puluh hari."
2. HR Bukhari dan Muslim
Dari Thalhah bin Ubaidillah RA, bahwa seorang datang kepada Nabi SAW dan bertanya, yang artinya:
"Ya Rasulullah, katakan padaku apa yang Allah wajibkan kepadaku tentang puasa?" Beliau menjawab, "Puasa Ramadan". "Apakah ada lagi selain itu?". Beliau menjawab, "Tidak, kecuali puasa sunnah."
Adapun terdapat hadits lain yakni terkait keutamaan puasa Ramadhan.
Dari Abu Hurairah, ia berkata,
ู َْู ุตَุงู َ ุฑَู َุถَุงَู ุฅِูู َุงًูุง َูุงุญْุชِุณَุงุจًุง ุบُِูุฑَ َُูู ู َุง ุชََูุฏَّู َ ู ِْู ุฐَْูุจِِู
"Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).
Selain itu, diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim dari Umar bin Khattab, ia berkata bahwa pernah mendengar Nabi SAW bersabda,
ุจูู ุงูุฅِุณْูุงَู ُ ุนََูู ุฎَู ْุณٍ: ุดََูุงุฏَุฉِ ุฃَْู َูุง ุฅََِูู ุฅَِّูุง ุงَُّููู َูุฃََّู ู ُุญَู َّุฏًุง ุฑَุณُُูู ุงَِّููู َูุฅَِูุงู ِ ุงูุตَّูุงุฉِ َูุฅِูุชَุงุกِ ุงูุฒََّูุงุฉِ َูุงْูุญَุฌِّ َูุตَْูู ِ ุฑَู َุถَุงَู
Artinya: "Islam dibangun atas lima pilar; syahadat bahwa tidak ada tuhan yang berhak untuk disembah selain Allah dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, haji, dan puasa di bulan Ramadhan."
3. HR Ahmad
َูุฏْ ุฌَุงุกَُูู ْ ุดَْูุฑُ ุฑَู َุถَุงَู ุดَْูุฑٌ ู ُุจَุงุฑٌَู ุงْูุชَุฑَุถَ ุงَُّููู ุนََُْูููู ْ ุตَِูุงู َُู ُْููุชَุญُ ِِููู ุฃَุจَْูุงุจُ ุงْูุฌََّูุฉِ َูุชُุบَُّู ِِููู ุงูุดََّูุงุทُِูู ِِููู ََْูููุฉٌ ุฎَْูุฑٌ ู ِْู ุฃَِْูู ุดَْูุฑٍ ู َْู ุญُุฑِู َ ุฎَْูุฑََูุง ََููุฏْ ุญُุฑِู َ
Artinya: "Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka serta setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak mendapatkan kebaikannya berarti ia telah benar-benar terhalang atau terjauhkan (dari kebaikan)."
4. HR Muttafaq Alaih
Dari Abu Hurairah RA dari Nabi SAW beliau bersabda yang artinya:
"Janganlah seorang dari kalian mendahului Ramadhan dengan berpuasa sehari atau dua hari, kecuali bagi orang yang sudah terbiasa puasa, maka dia boleh berpuasa pada hari itu."
5. HR An-Nasa'i
"Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan penuh keberkahan. Allah SWT telah mewajibkan kepada kalian berpuasa didalamnya, di bulan itu pintu-pintu langit akan dibuka dan pintu-pintu neraka akan ditutup, dibulan itu setan-setan diikat, di bulan itu ada malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa terhalang mendapatkan kebaikannya maka sungguh ia telah terhalang." (HR An-Nasa'i).
6. HR Al Baihaqi
Dikutip dari Fiqih Sunnah 2 yang disusun oleh Sayyid Sabiq, Abu Said al-Khudri meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda,
"Siapa yang berpuasa Ramadhan, mengetahui batas-batasnya, dan menjaga apa yang sepatutnya ia jaga, maka Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
[Diriwayatkan oleh Baihaqi di dalam Sunan Baihaqi, Kitab ash-Shiyam, Bab fi Fadhli Syahri Ramadhana wa Fadhli ash-Syiami 'ala Sabilil-Ikhtishar, jilid IV hlm. 305; dan Ahmad di dalam Musnad Ahmad, jilid III, hlm. 55.]
Demikianlah kami sudah uraikan dari kumpulan-kumpulan qur'an dan hadist yang menjelaskan tentang dalil puasa dibulan ramadhan. Al-qur'an dan hadist ini pedoman yang paling utama, paling sempurna diantara yang sempurna.
Al-qur'an kalam allah dan hadist shahih ialah buat untuk menuntun kita dijalan yang benar dan dijalan yang lurus. Karna tiada pedoman yang paling benar dari qur'an dan hadist shahih ini, disini sudah tertera semuannya.
Didalam qur'an juga sudah diatur aturan-aturan, larangan, perintah, kabar gembira untuk masa mendatang dan yang sudah lampai. Maka dari itu kita hannya perlu menuruti apa yang sudah terukir indah didalam qur'an dan hadist shahih ini.
Semoga kita termasuk orang - orang yang selamat dunia dan akhirat nanti dan mendapatkan shafa'at dari baginda rasululloh SAW. Semoga apa yang saya shere ini bisa membantu dan bermanfaat kepada kita semua.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar